RESITAL MUSIK KLASIK VIRTUAL DIPI 2022

Beberapa peneliti senior nasional menggagas kegiatan penggalangan dana abadi riset dan teknologi dengan melanjutkan resital virtual musik klasik DIPI 2021. Resital musik klasik DIPI 2022 akan menampilkan kembali para peneliti nasional yang didukung oleh musisi professional nasional dan diaspora yang akan menyajikan musik klasik nasional dan internasional yang apik dan dan menarik. Untuk memberikan gambaran dan manfaat riset dasar, peneliti riset dasar nasional dan internasional yang luar biasa kontribusinya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dunia akan ikut berpartisipasi. Keterlibatan semua penampil dalam resital ini didasarkan pada semangat atau keinginan besar untuk membantu ekosistem riset yang didambakan para peneliti nasional untuk menghasilkan terobosan-terobosan ilmu pengetahuan dan teknologi yang fenomenal.

 

Science and Classical Music for promoting the Culture of Excellence” adalah motto dan semangat pagelaran musik klasik virtual tahun ini. Dengan terlibatnya para pemangku kepentingan untuk mengembangkan dana abadi riset, para penggagas dan aktor konser musik ini yakin kita bisa merubah keadaan dan menghasilkan peneliti-peneliti yang dapat menghasilkan terobosan ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

Untuk menyaksikan acara ini yang akan diadakan pada:
Dijadwalkan pada 13 & 20 Oktober 2022.
Waktu di informasikan lebih lanjut.
Tayang perdana di YouTube (Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia)

Wawancara Dengan Para Peneliti

Prof. Martin Chalfie

Pemenang Nobel tahun 2008, bidang Kimia –Columbia University- USA


Lulus sebagai doctor dari Harvard University, dan menjadi peneliti di University of Columbia, USA. Marty, memenangkan Nobel untuk kimia pada tahun 2008 bersama dengan Osamu Shimomura and Roger Y. Tsien untuk penemuan green fluorescent protein, GFP. Kehebatannya sebagai peneliti tidak diragukan lagi. Tetapi ada satu sisi yang tidak banyak diketahui orang, Marty juga seorang gitaris klasik; seorang ilmuwan yang juga musisi.

Prof. Terry Mart

Peneliti Fisika Nuklir dan Guru Besar MIPA UI


Prof. Terry Mart adalah an outstanding scientist UI yang dibuktikan dengan berbagai publikasi dan penghargaan yang diterimanya. Penghargaan yang diterima a.l. Habibie award (2001), Ganesa Widya Jasa Adiutama (ITB, 2009), Outstanding Intellectual Property Award (Ministry of National Education 2009), ilmuwan terkemuka dari Organization of Islamic Conference (OIC – 2008) dan sebagai ilmuwan terkemuka Asia Tenggara (the SEA-EU-NET-2009).

Prof. Dr. Teun Boekhout

Westerdijk Fungal Biodiversity Institute – Yeast Research – Netherlands 


Teun Boekhout seorang biologist/mycologist selama > 40 tahun dan group-leader riset khamir (yeast) di Westerdijk Fungal Biodiversity Institute, Utrecht, The Netherlands dan professor di Universitas Amsterdam, Belanda. Sepanjang karir ilmiahnya, ia fokus pada penelitian yeast diversity, terutama yeast patogen pada manusia. Teun juga editor buku The Yeasts, a Taxonomic Study, edisi 5, yang merupakan tonggak dalam penelitian yeast. Selain itu, ia juga mengembangkan theyeasts.org, suatu open access database untuk keragaman khamir yang dapat di akses oleh para peneliti.

Dr. Risman Adnan Mattotorang

Chief Technology Officer – Direktur R&D Samsung Indonesia 


Datang jauh dari Makasar, Risman Adnan berhasil menyelesaikan pendidikan S1-S2 bidang fisika dan S3 di bidang computer science di Universitas Indonesia, Jakarta. Ia bukan doktor biasa tetapi doktor visioner yang mampu mewujudkan pengetahuan teoritis menjadi produk industri bernilai tambah tinggi. Hal itu mengantarnya menjadi direktur pengembangan ekosistim Microsoft Indonesia, dan sekarang sebagai CTO Samsung Research and Development Indonesia (SRIN) yang bertanggung jawab terhadap pengembangan Artificial Intelligent, IoT, dan Cloud Technology.

Dr. Kensuke Ota

Kioxia Semi Conductors Researcher/Former Toshiba Researcher/Classical Pianist – Jepang 


Kensuke Ota, seorang fisikawan terkemuka Jepang. Menyelesaikan pendidikan doktor bidang superkonduktor di Japan’s premier Tokyo University, Jepang. Hasil penelitiannya dipublikasikan di berbagai jurnal ilmiah prestisius. Ota, juga pianis handal yang memenangkan berbagai kompetisi internasional seperti Van Cliburn dan melakukan recital di berbagai ruang pertunjukan dunia.

Penampil Resital 2022

Prof. Dr. dr. Retno Wahyuningsih, MS, Sp. ParK (K).

Senang menyanyi dan juga peneliti senior yang berkerja di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Universitas Kristen Indonesia, Jakarta, Indonesia. Anggota WHO Technical Advisory Group untuk penya kit jamur dan anggota Asia Fungal Working Group.

Prof. dr. Adi Utarini, MSc, MPH, PhD

Seorang pianis yang juga peneliti kelas dunia dari Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Penerima Nature Award sebagai salah satu dari 10 ilmuwan paling berpengaruh di dunia tahun 2020.

Dr. dr. Sonar Soni Panigoro, Sp.B-Onk, M.Epid, MARS

Seorang dokter senior, ahli bedah onkologi, pencinta musik, gitaris dan Kepala Departemen Bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia.

Dr. Kensuke Ota

Kensuke Ota, seorang fisikawan terkemuka Jepang. Menyelesaikan pendidikan doktor bidang superkonduktor di Japan’s premier Tokyo University, Jepang. Hasil penelitiannya telah dipublikasikan di berbagai jurnal ilmiah prestisius. Ota, juga pianis handal yang memenangkan berbagai kompetisi internasional seperti Van Cliburn dan melakukan recital di berbagai ruang pertunjukan dunia.

Prof. Drg. Laura S. Himawan SpPros(K), FICD

Belajar piano sejak usia 10 tahun. Di YPM dibimbing oleh Anwar Soenario dan Soetarno Soetikno sampai lulus persiapan konservatorium, dilanjutkan mengajar di YPM. Lulus dari FKGUI, Laura mengabdikan diri menjadi dosen di almamaternya. Tahun 1976, saat mendapat beasiswa DAAD-Jerman, untuk mendalami prostodonsia dan gangguan sendi rahang, kesempatan itu juga digunakan-nya untuk belajar piano pada Prof. V. Margulis.

Ayke Agus DMA

Gadis muda dari Yogyakarta pergi ke Amerika Serikat untuk menimba ilmu tentang musik dan menjadi murid sang legenda biola Jascha Heifetz. Selama puluhan tahun hingga saat ini dikenal sebagai pemain piano dan biola kelas dunia.

Harimada Kusuma

Lulusan cum laude Rotterdam Conservatory of Music and Conservatorium van Amster-dam, negeri Belanda untuk Bachelor dan Master di bidang musik. Berkolaborasi dengan banyak musikus di Eropa dan berpartisipasi dalam berbagai festival musik internasional.

Aisha Ariadna Pletscher

Musisi handal, sebagai pianis telah bermain musik di berbagai penjuru dunia. Pendidikan musiknya di dapat di Yayasan Pendidikan Musik (YPM) and New York’s Manhattan School of Music.

Renata Liem

Di Indonesia dikenal sebagai solis lagu klasik. Memperoleh pendidikan musik di Hochschule der Künste, Berlin dan Italia. Berpengalaman sebagai solist pada oratorio seperti H-Moll Mass (Bach), Ein Deutsches Requiem (Brahms), dan Johannes Passion (Bach).

George Harliono

Ketika berusia 11 tahun mampu memainkan komposisi Beethoven (Moonlight Sonata & Waldstein Sonata nomor 21) dengan sempurna di kampus universitas dan stasiun kereta api London. Sekarang menjadi musikus hebat yang bermain bersama banyak orkes filharmoni ternama di dunia.

drh. Safarina G. Malik, MS, PhD

Seorang pianis dan pemain cello, serta peneliti senior yang hasil penelitiannya banyak dipublikasikan di berbagai jurnal ilmiah internasional bergengsi. Semula adalah peneliti dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Jakarta. Sekarang bekerja di Mochtar Riady Institute for Nanotechnology (MRIN).

dr. Prionggo, M. SpPD-KGEH

Seorang internis ahli gastro enterologi dan hepatologi lulusan FKUI, yang sangat mahir dalam bermain piano dan memiliki pengetahuan yang sangat luas tentang musik klasik barat maupun musik seriosa di Indonesia.

dr. Anastasia A. Dinakrisma, SpPD

Vokalis plus internis. Staf di Departemen Ilmu Penyakit Dalam. Saat ini sedang mengambil subspesialis Ilmu Kedokteran Geriatri di Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Dr. dr. Amiliana M. Soesanto SpJP (K)

Pemain biola handal, konsultan kardiologi terutama di bidang ekokardiografi dan staf di Departemen Kardi- ologi dan Kedokteran Vaskular, di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, Jakarta, Indonesia.

dr. Christopher S. Suwita, SpPD

Seorang internis, pemain flute dan gitar, Aktif di kelompok Paduan Suara Peserta Pendidikan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan banyak melakukan edukasi tentang kesehatan di masyarakat.

dr. Marsen Isbayuputra, SpOK

Seorang dokter ahli Kedokteran Okupasi dan juga pemain biola amatir. Bekerja sebagai dosen dan peneliti di Divisi Kedokteran Okupasi, Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Ariananda Haryadi MSI, MSc

Pianis dan juga peneliti muda di bidang biologi molekular jamur dan bersama tim peneliti Histoplasma mengungkapkan histoplasmosis, penyakit jamur endemis di Indonesia.

Levi Gunardi

Pianis, komponis, dosen piano dan pendiri Life On Piano Music Center ini telah banyak tampil di benua Asia, Amerika dan Eropa. Juga sebagai solis orkestra dari dalam dan luar negeri. Levi adalah lulusan S1 dan S2 beasiswa penuh dari Manhattan School of Music, USA bidang Classical Piano Performance.

dr. Jodi Visnu, MPH

Ahli di bidang Kesehatan Masyarakat yang lulus dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Belajar menyanyi seriosa dari Pranawengrum Katamsi dan hingga kini aktif menyanyi memperdengarkan suaranya yang indah.

dr. Dwi Lestari Pramesti “Mesty”
Ariotedjo, SpA

Pemain harpa dan flute, dokter spesialis anak, pendiri WeCare.id, di akui sebagai salah satu dari under 30 Forbes Asia 2016, anggota delegasi termuda pada World Economic Forum 2014, dan kandidat MPH di Bloomberg School of Public Health Johns Hopkins University, USA.

Herwin S. Gunawan ST, MT LEED GA, WELL AP

Herwin adalah konsultan Multi-Disiplin Fisika Bangunan yang juga menjadi team produksi teknis acara ini. Kegiatan lainya adalah menulis blog fisika bangunan dan arsitektural fotografi, advisory member International WELL Building Institute, membantu kegiatan amal, mendengar musik serta bermain gitar.

Joseph Kristanto Pantioso

Setelah tamat jurusan piano dan vokal pada Sekolah Musik YPM, Joseph melanjutkan pendidikan vokal dengan spesialisasi penampil Art-Song. Lulus master tahun 2006, kembali ke tanah air, mendirikan lembaga pendidikan musik klasik “Musicasa” bersama Budi Utomo Prabowo. Selain mengajar, Joseph juga menjadi nara sumber dalam berbagai Seminar dan Masterclass, juga sebagai penampil dalam berbagai resital musik klasik.

Ir. Amin AT. M.Eng IT

Pemain biola dan pianis handal yang juga spesialis di industri & bisnis digital. Amin adalah konsultan Transformasi Bisnis Digital dan Solusi Teknologi Data Analitik, untuk industri kesehatan. Belajar biola di YPM sejak usia 12 tahun dibimbing oleh alm. Kusnadi Djajapranata dan alm. Adidharma Widjaya, konduktor Orkes Simfoni Jakarta. Memainkan berbagai genre musik bersama Nusantara Chamber Orchestra, Twilight Orchestra, Ensemble Jakarta, Amateur Chamber Music Ensemble dan Pacific Music Festival Orchestra di Jepang (tahun 90an).

Rayyane Mazaya Syifa, S.Si., M.FSc

Rayyane seorang pianis, dosen, peneliti, dan konsultan Food Science Technology lulusan ITB S2 didapat dari University of Melbourne, Australia. Saat ini bergabung dengan Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L) sebagai dosen di Faculty of Food Technology. Terlibat aktif dalam berbagai proyek peningkatan kualitas pangan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Theduardo Prasetyo

Gitaris & Multi-Instrumentalist. Pernah tampil di Indonesia maupun di luar negeri. Menempuh pendidikan musik di Hochschule für Musik Detmold (Bachelor of Music) dan Hochschule für Musik Hanns Eisler Berlin (Master of Music). Aktif mengajar, produksi musik, menjadi juri, dan menampilkan musik solo gitar klasik.

dr. Tonny Aldo Aprillino

Dokter muda lulusan fakultas kedokteran Universitas Brawijaya Malang. Saat ini, bertugas sebagai dokter di RS Eizabeth Situbondo. Memiliki rentang suara luas dari tenor hingga countertenor, sehingga mampu menyanyikan lagu klasik dengan baik.

Sudirman Leman

Gitaris klasik. Lulus dari University of of Music Graz dan Vienna, Austria. Sekarang fokus pada pengembangan sekolah musik Gitanada. Sempat aktif sebagai solois dan mengorganisir event Guitar Mestro Concert Series.

Nico

Nico adalah seorang musisi semenjak berusia masih sangat muda. Berawal dari belajar piano, kemudian cello. Pendidikan musiknya dimulai di Jakarta Conservatory of Music dibimbing oleh Sulistyo Rini, Bryant Gozali dan alm. Haryo Suyoto. Saat ini sedang mengikuti pendidikan Bachelor’s of Music di Fontys Academy of Music and Performing Arts, Belanda, dibawah bimbingan Monique Heidema.

Marcel Sutedja

Marcel Sutedja (14 tahun). Belajar biola di Royal Conservatory The Hague. Pada umur 12 tahun meraih juara 1 program TV Belanda ‘Super Kids’ dan mendapatkan kesempatan konser bersama Wibi Soerjadi di Concertgebouw Amsterdam. Dua kali memenangkan juara 1 kejuaraan biola Internasional. Sejak 2021 ikut mendukung acara charity “Cure for Cancer Gala”.

Ravel Gunardi

Pianis muda berusia 16 tahun yang telah banyak mendapat penghargaan pada kompetisi piano nasional dan juga luar negeri (Singapura dan Thailand). Ia pun sudah menjadi pianis pada album kompilasi di digital music store.