EN
IN

JOINT ANNOUNCEMENT & AWARDING CEREMONY DIPI – NEWTON FUND

The Indonesian Science Fund (DIPI) and UK Newton Fund announced today 11 jointly-funded research collaborations working on Indonesia priorities, ranging from dengue and tuberculosis to peat land and forest fires. Based on reviews and recommendations by Indonesian, UK and international scientists, DIPI together with the UK...

The Indonesian Science Fund (DIPI) and UK Newton Fund announced today 11 jointly-funded research collaborations working on Indonesia priorities, ranging from dengue and tuberculosis to peat land and forest fires.

Based on reviews and recommendations by Indonesian, UK and international scientists, DIPI together with the UK Medical Research Council and Research Councils UK selected the eleven best project proposals from around 50 submissions. All the project proposals were developed jointly by researchers from a range of universities and research organizations such as Universitas Indonesia, ITB, UGM from Indonesia and University of Cambridge, University of Manchester, University of Nottingham and several others from the UK.

DIPI — supported by funding from the Ministry of Finance’s Endowment Fund for Education (LPDP) — and the British Government’s Newton Fund have put together a total budget of around £5.5 million (Rp 99 billion) to jointly fund these new research collaborations for the next 2 to 3 years.

 

News about Joint Announcemenet & Awarding Ceremony DIPI – Newton Fund

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180111115603-532-268091/inggris-hibah-rp995-miliar-biayai-11-riset-ri

https://www.antaranews.com/berita/676986/menkeu-berkomitmen-dukung-pendanaan-penelitian

http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/keuangan/18/01/11/p2dq4d383-menkeu-berkomitmen-dukung-kolaborasi-pendanaan-riset

https://bisnis.tempo.co/read/1049466/dipi-gandeng-newton-fund-biayai-11-proyek-penelitian

http://nasional.kontan.co.id/news/sebelas-proyek-riset-dapat-dana-55-juta

http://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/2018/01/11/pemerintah-siapkan-dana-abadi-pendidikan-rp-100-triliun-untuk-riset-dan

http://www.inews.id/finance/read/dana-abadi-pendidikan-ditarget-berkembang-hingga-rp100-triliun?sub_slug=bisnis

https://kumparan.com/@kumparanbisnis/sebelas-proyek-riset-ri-dapat-dana-rp-100-miliar

Kompas

Media Indonesia

Tempo

Related News & Event

MAKASSAR, Indonesia – Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) dengan bangga menyelenggarakan Kongres Ilmuwan Muda Indonesia (KIMI) ke-4 yang dirangkaikan dengan 1st Indonesia-Australia Young Scientists Forum (IAYSF). Acara prestisius ini akan berlangsung pada tanggal 8-10 Desember 2025 di Universitas Hasanuddin, Makassar.

JAKARTA, 16 Desember 2025 – Indonesia memiliki kekayaan pangan lokal yang melimpah, mulai dari sumber karbohidrat non-beras hingga protein nabati dan hewani tropis. Namun, ketergantungan pada beras dan jenis protein tertentu masih menjadi tantangan besar. Merespons kondisi tersebut, para pemangku kepentingan dari sektor pemerintah, lembaga riset, industri, dan filantropi berkumpul di Perpustakaan Nasional RI Lantai 17 hari ini untuk mendiskusikan strategi integrasi pangan lokal ke dalam program unggulan nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG).

JAKARTA, 12 Desember 2025 – Di tengah meningkatnya tuntutan pasar global terhadap komoditas berkelanjutan, berbagai pemangku kepentingan berkumpul di Gedung Perpustakaan Nasional RI Lantai 17, Jakarta Pusat, untuk merumuskan strategi penguatan pengelolaan Nilai Konservasi Tinggi (NKT) atau High Conservation Values (HCV). Forum ini bertujuan memastikan pembangunan ekonomi nasional, khususnya di sektor berbasis lahan, berjalan selaras dengan perlindungan keanekaragaman hayati dan nilai sosial budaya masyarakat.

JAKARTA, 11 Desember 2025 – Pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lintas sektor berkumpul hari ini di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, untuk merumuskan strategi percepatan Pembangunan Rendah Emisi (PRE). Fokus utama pertemuan ini adalah optimalisasi limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent atau POME) dan pengelolaan sampah susut sisa pangan (Food Loss and Waste atau FLW) sebagai pilar energi terbarukan.