EN
IN

Workshop – Valuasi Ekonomi dari Jasa Ekosistem – Biodiversitas di Perkebunan Sawit Berkelanjutan yang dikeola oleh Petani Swadaya

Pada tanggal, 16 july 2024. Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia Kembali bekerjasama dengan Yayasan WWF Indonesia menyelenggarakan workshop dengan tema “Valuasi Ekonomi dari Jasa Ekosistem – Biodiversitas di Perkebunan Sawit Berkelanjutan yang dikeola oleh Petani Swadaya”

Pada tanggal, 16 july 2024. Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia Kembali bekerjasama dengan Yayasan WWF Indonesia menyelenggarakan workshop dengan tema “Valuasi Ekonomi dari Jasa Ekosistem – Biodiversitas di Perkebunan Sawit Berkelanjutan yang dikeola oleh Petani Swadaya”. Workshop tersebut merupakan dalam rangka merampungkan studi yang disusun oleh tim CTSS Institut Pertanian Bogor.

Studi ini bertujuan untuk melihat dampak dari praktik budidaya kelapa sawit setelah sertifikasi RSPO terhadap biodiversitas, jasa ekosistem, dan valuasi ekonomi. Hasil studi ini akan menjadi landasan agar memperkuat petani swadaya dalam menerapkan praktik budidaya perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. 

Workshop yang diselenggarakan di kantor DIPI tersebut, bertujuan untuk;

  1. Memaparkan hasil studi agro-biodiversity dan jasa ekosistem di perkebunan kelapa sawit yang dikelola oleh petani swadaya
  2. Menjadi wadah bagi peneliti, petani dan stakeholders lainnya untuk mendiskusikan hasil studi
  3. Mendapatkan masukan terhadap hasil studi yang telah dilakukan.

Workshop dibuka oleh Wakil Direktur Eksekutif DIPI, Bapak Teguh Rahardjo. Kemudian dilanjut dengan paparan tim CTSS yang beranggotakan 4 orang;

  • Prof. Dr. Ir. Damayanti Buchori, M.Sc
  • Prof. Dr. Ir. Suria Darma Tarigan M.Sc.
  • Dr. Pini Wijayanti
  • Dr. Rondang Siregar

Setelah paparan hasil kajian, terdapat dua narasumber lainnya sebagai penanggap yaitu dari ISPO dan Fortasbi. Para peserta sangat antusias melontarkan berbagai pertanyaan dan menanggapi hasil studi tersebut. Acara dihadiri tidak kurang dari 50 orang peserta terdiri dari berbagai perwakilan pemerintah, perusahaan dan NGO.

Related News & Event

JAKARTA – The Indonesian Academy of Sciences (AIPI), in collaboration with the French Académie des Sciences, has officially opened the call for applications for the Franco-Indonesian Scientific Prize 2026. This prestigious award is designed to recognize and foster excellence in scientific collaboration between Indonesian and French researchers.

JAKARTA – Bertempat di Kantor Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (DIPI), Lantai 17 Gedung Perpustakaan Nasional RI, sebuah langkah strategis untuk masa depan kesehatan dan lingkungan Indonesia resmi digelar. Pada Kamis, 9 April 2026, Diskusi Nasional Multi-pihak bertajuk "Aksi Bersama Menuju Pola Makan Sehat dan Berkelanjutan di Indonesia"

AKARTA – Dalam upaya memperkuat tata kelola hutan berbasis masyarakat, sebuah simposium bertajuk "Opportunities, challenges, and risks of incorporating social forestry into conservation policy in Indonesia" digelar di Gedung Perpustakaan Nasional lantai 17, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, pada 2 April 2026.

MAKASSAR, Indonesia – Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) dengan bangga menyelenggarakan Kongres Ilmuwan Muda Indonesia (KIMI) ke-4 yang dirangkaikan dengan 1st Indonesia-Australia Young Scientists Forum (IAYSF). Acara prestisius ini akan berlangsung pada tanggal 8-10 Desember 2025 di Universitas Hasanuddin, Makassar.